Saya Belum Mati

Hari ini 2 April 2017, setelah sebulan lebih saya tidak menulis di blog ini dengan tulisan terakhir Salah Adegan. Kembali membuka blog dengan pikiran kusut. haha

Diawal tahun 2017 ini pun saya sempat menulis ga jelas, welcome 2017. Entah bagaimana saya menuliskan tahun ini akan lebih berat. Dan BOOM, mulai awal maret lalu masalah bertubi-tubi datang tanpa disangka. Sampai sekarang pun semrawut. Masalah isi dompet, masalah hati (ini berat), dan kesehatan. Setiap pagi datang, berangkat kerja wajah ini harus diset semua aman terkendali. Senyum yang dipaksakan, tawa yang dikeraskan utntuk menyamarkan semua kegalauan.Menyerah bukan pilihan dari tiap apa-apa yang sudah diputuskan dulu. Apapun yang terjadi saat ini tetap harus dihadapi dan dijalani. Mencari jalan keluar pemecahan masalahnya adalah satu-satu pilihan untuk bisa bernafas lega kedepan. Ga, saya tidak boleh putus asa. Bahkan ini jadi pecutan kuat untuk bisa bergerak lebih cepat. Melihat banyak hal dari sudut yang lebih luas. Saya belum mau berhenti.

Memang, Memenangkan logika atas perasaaan itu sangat teramat tidak mudah. ahahahaha… Aku akan tetap berjuang walau dari kejauhan, untuk kamu yang tetap ada di hati. Meski sesak terus menghampiri. Harapan itu masih ada,,,, kan? Untuk melihat senyum mu, kepada ku

“Semua datang dan pergi, seiring hari-hari yang terlewati meninggalkan sejarah. Tanpa bisa dipungkiri, waktu terus berjalan tanpa pernah menoleh kebelakang. Jelas tanpa basa basi. Memaksa insan-insan ‘baru’ atau pun ‘lama’ terus bernafas”

Bahkan Tuhan, bila diizinkan, saya masih ingin hidup 50 tahun lagi

(Visited 23 times, 1 visits today)

2 thoughts on “Saya Belum Mati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *