Sahabat Terbaik Dalam Penantian

Waktu, bukan lah sahabat terbaik untuk menemani dalam penantian

Ia tak mengenal terlambat dalam setiap tragedi

tak peduli lebih tepatnya

 

Ia berjalan sendiri, melangkah konstan

dengan ketukan yang selalu sama

Sehingga maafkan aku yang membenci mu

tak menunggu untuk aku siap

dengan setiap kejadian yang tak terlambat, menurut mu

Lelah…. aku lelah

Kau buat harap-harap yang menjadi buyar

Ingin-ingin yang menjadi angan

Andai-andai yang tak mungkin kembali

Berpacu pada yang tak bisa ku kejar

Baca Juga: Saya Belum Mati

                   Menjadi Aku yang Menyayangi mu

Dan kepadamu

Aku menunggu saat untuk bisa memaafkan

Pada detik yang tak mungkin terlambat

Entah kapan,

sementara rindu terus membuncah

terpupuk dalam hati yang termenung

kian kelam saat malam

dan tak silau pada siang

 

(Visited 28 times, 1 visits today)

One thought on “Sahabat Terbaik Dalam Penantian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *