Kekonyolan yang Ku Nikmati

Berapa lama lagi ku mampu bertahan

Entah berapa lama….

Membiarkan mu berjalan di dua koridor bersamaan, tapi bersebrangan

Memupuk cemburun ku yang kian megah

Tetes air mata yang rinai, deras, hingga kini kering. Tak lagi dapat menangis

 

Kian lama hati ini menjadi bebal akan cemburu

Biar kan, asal kau tetap bersama ku

Membutakan mata akan ego…

 

Aku tak memilih jalan lain

Meski tau akan sakit

Aku tak memilih untuk berbelok

Kebodohan yang kian nikmat

Menyusuri labirin hati yang tak menentu

 

Memekakkan telinga dari bisikan luar

Menutup mata pesona luar, tak peduli

Aku disini, dengan kekonyolan yang ku nikmati :)

(Visited 37 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *