Category Archives: POEMS

Diam Saja

Matahari sudah sepenggal siang

Kopi hitam hangat tadi pagi, bahkan sudah dingin

tak usak seseruput pun

Dan diri ini masih terduduk, diatas kursi warung kopi diujung jalan

Memejam mata namun tak mengantuk

Hanya imanjinasi yang sibuk,

hilir mudik kesana kemari, membenarkan tata letak masa lalu padahal dipaku permanen Continue reading

Selalu Ada

Hei…
Kamu
Ya, kamu sayang. Kekasih hati ku..
Siang ini, Aku ingin mengajak mu berdiri disini sebentar
Didepan teras rumah

Lihat? Sinar mentari disiang ini pun masih bisa meredup
Terkalahkan awan gelap yg membawa hujan Continue reading

Menanti Terang

Praaaakk!!
Hati itu berbentur keras dengan kekecewaan
disaat malam bulan sabit
disekitarnya tak ada lalu lalang
semua telah terlelap dalam kebahagiaan masing-masing
hanya hening, dan aliran deras air mata
mengikis rona merah yang sempat hadir dipipi
Continue reading

Memenangkan Logika Atas Perasaan di Peperangan Cinta

*as writter, I suggest reading it while listening ‘Maliq & D Essentials – Mata Hati Telinga’ :)
  • #seharusnya ga perlu kaget apalagi galau dengar berita yg begituan
  • #seharusnya telinganya udah kebas ama suara2 yg begituan, walaupun its d first time ¬†actually
  • #seharusnya kan ga perlu sakit hati utk mengetahuinya
  • #seharusnya logika ini bisa mengalahkan perasaan. Oh… atau setidaknya perasaan ini bisa berdamai dengan logika
  • #seharusnya itu semua bisa dilupakan. Atau setidaknya, tidak lagi perlu diingat-ingat
  • #seharusnya itu semua bisa seperti semula, tanpa luka. Atau setidaknya, lukanya tidak perlu lagi kembali terbuka, melelehkan tetesan-tetesan merah segar
  • #seharusnya….. masih banyak lagi seharusnya seharusnya… yang sayangnya tidak cukup berhasil, mungkin bahkan gagal

Continue reading

Raja-raja Tak Tahu Diri

Atap bumi ini masih biru,
berhiaskan putih menerawang
Penerangnya tak tergantikan
Cahaya kuning dari sang surya

Hanya saja, raja-raja tak tahu diri
menuhankan uang, menyembah tahta
mengoleksi topeng didepan rakyat jelata
melambaikan tangan pada janda tua
mencibir manis pada anak kelaparan
Bersorak semangat pada umat sengsara
Continue reading

Aku Bersyukur Mencintaimu

Aku bersyukur mencintaimu
disaat siang datang menyengat
aku temukan dirimu dalam keindahan
bagai pelangi warna warni
mengajukan jawaban bahwa tak ada alasan engkau lelah dipandang

Aku bersyukur mencintaimu
dengan senyum dan tawamu
melambungkan diriku hingga ke angkasa sana
membuatku menjadi istimewa Continue reading