Makan Cinta Emang Bisa Kenyang?

Lagi, cerita tentang cinta, hati dan perasaan ga akan pernah habisnya. Ada senyum tersendiri, ada keseruan tersendiri bagi setiap orang ketika bercerita tentang cinta.

Dengan alasan klasik itu, biarkan saya untuk menulis tentang cinta. Bukan tulisan galau, tapi ditulis dengan logika dan coba disusun dengan perasaan

Entah  si perempuan sendiri, atau pun orang tua perempuan yang bertanya, ‘Kamu sudah punya apa berani melamar ku/anak ku?’ ketika sang lelaki ingin melamar gadis pujaannya. ‘Saya punya cinta yang besar dan tulus’ Jawab si lelaki percaya diri.

Bukan hanya si perempuan ataupun orang tuanya, tapi mungkin juga beberapa pembaca akan tertawa remeh sambil berkata ‘makan tuh cinta!!’ atau ‘lu kira bisa hidup pakai cinta doank. ga perlu makan, rumah, kendaraan dsb!!??’ Betul? Hehe… saya setuju. Tidak ada yang salah, termasuk dengan jawaban si laki-laki tadi *loh?

foto-gambar-romantis

www.fotodangambar.com

Karena dengan rasa cinta dan sayang yang tulus seseorang sanggup berkorban melakukan apapun yang terbaik untuk orang yang dicintainya. Dengan rasa cinta dan sayang yang tulus seseorang akan melakukan dan memberikan yang terbaik untuk orang yang dicintainya. Kebahagiaan hati, dan juga kebahagiaan materi tidak menutupi kemungkinan juga akan terpenuhi.

Sayangnya bagi sebagian orang yang masih kekeuh dengan pendapat ‘lu kira hidup pakai cinta doank?!!’, menuntut cinta yang ‘berwujud’. Menuntut cinta yang benar-benar bisa tersentuh oleh tangannya saat itu juga. Menjadi patokan jaminan kebahagiaan sang gadis. Menajadi patokan layak atau tidak layaknya seorang lelaki.

Anggap kata, seorang lelaki yang sudah punya cinta yang ‘berwujud’ entah itu beroda empat, setelan jas yang mahal, atau satu  unit rumah sederhana untuk ditempati itu dianggap layak karena punya jaminan kebahagiaan untuk perempuan. Bagaiman jika pihak laki-laki bertanya ‘Jika saat ini saya dianggap layak karena yang saya mobil, rumah dsb. Bagaimana kalau satu atau dua tahun kedepan, bila semua itu diambil oleh Sang pemilik yang sebenarnya, akan kah ada jaminan sang gadis akan tetap setia disamping saya? Menemani dikala saya susah? Tetap menggandeng tangan prianya disaat terjatuh? Akan kah??

Misteri hidup masa depan siapa yang tahu. Hari ini kaya raya, boleh jadi besok jatuh miskin. Hari ini miskin, boleh jadi besok ia hidup berkelimpahan. Saya yakin, tak seorang pun dari kita yang mau hidup susah. Apalagi diajak hidup susah. Namun untuk urusan jodoh, adalah soal mencari pasangan hidup yang tetap mau bertahan dikala susah. Dan itu, akan didapati ketika dua insan memang mempunyai cinta yang sama-sama besar, sama-sama tulus dari hati.

Jadi,, masih mau hidup dengannya dengan modal cinta doank? 😀

(Visited 206 times, 1 visits today)

One thought on “Makan Cinta Emang Bisa Kenyang?

  1. Rullah

    Ada banyak hal yang harus dipenuhi sebelum menikah. Mulai dari rasa setia dan bisa menghidupi. Terpenting adalah restu orangtua dari kedu belah pihak 😀

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *